IBX5980432E7F390 Mengenal PR - PenerusPR

Mengenal PR

sumber : google

PUBLIC RELATIONSSEJARAH

Public Relation atau di Indonesia sering disebut Hubungan masyarakat dikenal pada tahun 1950an dimana HUMAS ini bertugas untuk menjelaskan peran dan fungsi-funsi setiap jawatan, kementrian ,lembaga dan lain sebagainya
Basil Clark dianggap sebagi pendiri HUMAS di inggris sebagi pendirian Jasa Editorial pada tahun 1924, tetapi akademik Noel Tumball percaya PR didirikan di inggris oleh evangelis dan reformis Victoria. Propaganda yang digunakan oleh Amerika Serikat, Inggris, jerman dan lain-lain untuk menggalang dukungan domestic dan mengutuk musuh selama Perang Dunia, yang menyebabkan upaya punlisitas komersial yang lebih canggih seperti bibit Public Relation yang memasuki sektor  swasta. Kebanyakan sejarahwan percaya hubungan masayarakat menjadi mapan pertama di Amerika Serikat oleh lvy le atau Edward Bernays, kemudian menyebar secara internasional. Konsep dasar HUMAS yang diperkenalkan pada tahun 1906 oleh Ivy Lee saat berhasil menjabatani konflik buruh batubara dan pengusaha. Konesp ini lalu dikenal sebagai Declaration of Principle (Deklarasi Asas-Asas dasar) yaitu prinsip yang terbuka dan tidak menyembunyikan data dan fakta. Perusahaan Amerika dengan PR di departemen menyebarkan praktik ini di Eropa ketika mereka menciptakan anak perusahaan Eropa sebagi akibat dari rencana Marshall.

Definisi Public Relations

Webster’s New Collegiate Dictionary mendefinisikan PR sebagai “usaha mendorong masyarakat untuk memiliki googwill terhadap suatu perusahaan atau lembaga”. PR merupakan upaya untuk mempngaruhi opini melalui kinerja tanggung jawab sosial dan dapat diterima berdasarkan komunikasi dua arah yang saling memuaskan. PR juga harus dapat  membangun hubungan dengan karyawan, pelanggan , investor pemilih atau masyarakat umum maupun publik sebagai penghubung antara perusahaan dengan media.
Atau Public Relation juga sering didebut sebagai praktik mengelola komunikasi antara organisasi dengan publiknya.
Public Relations memberikan kontibusi dengan cara organisasi yang dirasakan untuk memperngaruhi media dan memelihara hubungan dengan para pemangku kepentingan. Menurut Dr Jacquie L’Etang dari Queen Margaret University, PR professional dapat dilihat sebagi pekerja wacana yang mengkhususkan diri dalam komunikasi dan penyajian argument dan menggunakan strategi retoris untuk mencapai tujuan manajerial.


Tujuan Public Relations
Menurut bebrapa penulis tentang tujuan Public Realtions diantaranya :
ª  Menurut Bonar tujuan PR adalah :
1.      Public Understanding (Pengertian Publik)
2.      Public Confidence (Kepercayaan Public)
3.      Public Support ( Dukungan Publik)
4.      Public Cooperation ( Kerjasama Publik)

ª  Menurut Davis, 2003 tujuan PR adalah :
Mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialaog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan.

ª  Menurut Rosady Ruslan 2001

a)      Menumbuh kembangkan citra prusahaan yang positif untuk public eksternal atau masyarakat dan konsumen.
b)      Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan ublic relation.
c)      Mendorong tercapainya saling pengertian antar public sasaran dengan perusahaan
d)     Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e)      Mendukung bauran pemasaran.

ª  Menurut Jefkins 2003

a)      Untuk sebuah citra umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan- kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
b)      Untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai.
c)      Untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahan kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
d)     Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pangsa pasar baru
e)      Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
f)       Untuk memperbaiki hubungan antar perusahaan itu dngan masyarakat, sehubungan dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau atau salah paham dikalangan masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
g)      Untuk mendidik konsumen agar mereka lebih efektif dan mngrti dalam menfaatkan prosuk-produk perusahaan.
h)      Untuk meyakinkan masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali setelah trjadinya suatu krisis.
i)        Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko pengambil alihan oleh opihak lain.
j)        Untuk menciptakan identitas prusahaan yang baru
k)      Untuk mmperluas unformasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari
l)        Untuk mendukung keterlibatan suatu perusahaan sebagai sponsor dari suatu acara
m)    Untuk memastikan bahwa para politisi benar- benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari peraturan, undang- undang, dan kbijakan pemerintah yang merugikan.
n)      Untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan, agar masyarakat luas mengetahui betapa perusahaan itu mengutamakan kualitas dalam berbagai hal.

ª  Menurut Charles S. Steinberg
Tujuan PR adalah untuk menciptakan opini public yang favourable tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh badan yang bersangkutan.

ª  Menurut Soemirat dan Ardianto
Tujuan PR untuk memgembangkan penegertian dan kemauan baik(goodwill) publiknya serta untuk memperoleh opini public yang mnguntungkan atau untuk menciptakan kerjasama berdasarkan hubungan yang harmonis dengan public.
ª  Menurut Frank Jeffkins
Tujuan PR  mengemukakan bahwa ruang lingkup itu ternyata sangat luas. 

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Mengenal PR "

Posting Komentar